14 Desember 2005

Memandangmu dengan muka kusut... Jadi gak tega rasanya nebeng pulang bareng.
Memandangmu dengan wajah mengantuk... jadi gak tega rasanya minta berangkat bareng.
Memandangmu tidur lelap... jadi gak tega rasanya ngebangunin untuk pulang.
Memandangmu dengan muka lucu...jadi gemes pengen nyubit.

Memandangmu makan dengan lahapnya...jadi punya tekad,gue harus bisa masak yang enak. Supaya lo kelak makan makanan gue dengan lahapnya.
Memandangmu dari dekat...jadi ngerasa bersyukur, karena Allah mempertemukan kita dan mengizinkan kebersamaan kita, membuat gue melewati so may different kinds of moments, so many different kinds of feeling.

Semoga Allah berkenan mengizinkan kita terus bersama, supaya kita bisa terus mengeluarkan dan memanfaatkan potensi yang selama ini belum fully utilized.

Terima kasih...for your love, meski tak pernah terucap, but i believe you do, i believe with all my heart.
Terima kasih...for the moment when you stay beside me, through my tears and sadness.
Terima kasih...untuk tawa kita bersama, menertawakan kebodohan dan ke-dodol-an kita.
Terima kasih...for being my shoulder to cry on.
Terima kasih...karena mau jadi tempat gue bersandar, pada saat-saat dimana gue merasa tak mampu lagi berdiri.

Thank you
For loving me

- Copyright © Feel... Think... Write... - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -