18 Mei 2006

Hellow yyang,

Perjalanan jadi terasa sunyi tanpa celoteh dan teriakan mu saat ku kelitiki :D
Sepppiiiii euy...

Gue berusaha menyelidiki penyebab kebungkamanmu padaku.
Main suspect nya adalah insiden Pizza Hut di Cempaka Mas kemaren (Am I right ?)
Hanya ingin menambahkan informasi, kalau emang itu penyebabnya.
Pertimbangan gue waktu itu adalah karena kau bilang kau sudah lapar, dan pengen pizza sebagai reimburse atas terpanggangnya kita dalam perjalanan fatmawati-depok demi mengantarku ke kantor pos dan salon itu lho...
Dan secara gue juga tau lo gak begitu menikmati acara window shopping (juga sebab itu, gue sangat berterima kasih lo masih bersedia menemani gue kesana.
I wanted to give you something sebagai ucapan terima kasih gue.
Dan waktu itu gue rasa Pizza Hut adalah ide yang cukup bagus.

Mungkin lo berpikir, kenapa gue gak memakai kacamata orang lain.
Kacamata lo dalam hal ini, bahwa tempat dan kondisi Pizza Hut disana yang gak PW.
Gue masih belum ahli untuk berusaha membaca dan memahami pikiran lo, and that is why I keep asking and asking.
Beda dengan buku yang bilang bahwa kalo kita gak tau sesuatu, kita cenderung mengira kemungkinan yang terburuk.
Kalo gue malah mengira kemungkinan yang lebih baik.
Seperti gue mengira bahwa kalo gue gak masalah, maka orang lain juga gak akan ada masalah.

I tend to see everything in a good way.
Seperti ketika lo tiba-tiba pulang cepet dari cempaka mas, gue cenderung memberi excuse bahwa ini adalah kesempatan yang lo berikan untuk gue agar gue bisa melanjutkan PR gue nge-excell itu (setengah menghibur diri juga sih. He he he).
Dan ketika lo bungkam di perjalanan pulang kemaren, gue menganggapnya karena lo agak BT dengan motor yang bermasalah.
Selain juga karena kurang berusaha keras untuk breaking the ice.

You are not that mad to me, I guess.
Karena kau masih bersedia mengantarkanku dengan selamat sentosa sampe rumah bukan ?!
Kau masih menyimpan cintamu untukku (halah....)

Oya, gue sering merasa bahwa you can read my mine lho..
Karena, pas gue baru masuk Bapeda, gue berpikir, "sayang sekali lo sudah tidak berkantor disini, jadi pulang nya gak bisa bareng kaya dulu lagi".
Dan ternyata kau menawarkan diri untuk menjemputku.
Lalu pas lo diterima (atau menerima) agit, gue mikirnya, "sekarang dua-duanya udah kerja, sayang gak bisa pulang bareng".
Dan ternyata kau lagi-lagi menawarkan diri menjemputku.
I once have asked you, apakah kelelahan mu berkurang jika kau tidak menjemputku dan langsung pulang ke rumah.
And you answered, "ya enggaklah, kan sekalian lewat juga".

Gue terlalu senang dengan kesempatan untuk bertemu dengan lo setiap hari, bercanda-canda, ketawa-tawa, sehingga kadang gue khawatir kalo gue lupa mikirin kepentingan lo juga, kecapekan lo, kesenengan lo.

That is why I need to ask.
And you need to answer.

Anyway, I do miss sharing laugh with you
I miss sharing jokes with you
I miss you

- Copyright © Feel... Think... Write... - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -