04 Oktober 2006

6 hari di Lombok yang melelahkan…
Pantai yang bagus kurang bisa dinikmati karena keterbatasan waktu
Hotel yang nyaman gak bisa sepenuhnya digunakan untuk istirahat, lagi-lagi karena keterbatasan waktu
Workshop nya dimulai jam 9.00, break untuk sholat zuhur jam 12.30 sampe 14.00, lanjut sampe jam 17.00, buka puasa-sholat magrib-makan sampe jam 20.00, lanjut workshop sampe jam 23.00
Bener-bener melelahkan
Entah mengapa orang-orang jerman yang gue kira pintar, membiarkan staff nya membuat jadwal sepenuh ini
Apakah pada jam 21.00 keatas orang masih bisa sepenuhnya berkonsentrasi dan memberikan yang terbaik?
Tidakkah mereka akhirnya kelelahan dan terpancing emosi?
Hingga argumen yang tercipta hanyalah bentuk kelelahan semata

Ketika semua orang merasa bahwa kepergian gue kali ini pastilah membawa kesenangan, jalan-jalan, oleh-oleh, dsb
Gue pulang dengan membawa kelelahan

Kembali ke kantor dan menemui bahwa semua pekerjaan yang gue tinggalkan ternyata kembali dalam keadaan yang utuh, tiada berubah
CD yang seharusnya di burning ternyata masih utuh
Cover CD yang sudah di approve ternyata masih minta diperbaiki
Reimbursement yang belum kelar ternyata masih dalam posisi yang sama

Lelah...

Hingga akhirnya ketika bu Vidi bilang ada pertanda gue akan di extend, gue bereaksi datar
Tiada hati yang melompat gembira
Tiada rasa ingin segera berbagi bahagia pada ia yang sedang di pontianak

Padahal being extended adalah salah satu goal yang gue pasang di dinding
Padahal gue memang masih ingin belajar lebih banyak lagi
Lalu mengapa antusiasme gue menghilang…melayang…terbang…

Mungkin hanya lelah
Mungkin hanya butuh sedikit waktu untuk merenung
Re-fresh my dream
Re-arrange my goal
Re-arrange my heart
Re-fresh my mind

- Copyright © Feel... Think... Write... - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -