26 Juni 2007

Tadi berangkat jam 8.00 (waktu indonesia bagian jam nya Erma).
Mengambil jalur bendi, tanah kusir, kebayoran, mayestik, barito, dharmawangsa.
Tiba di kantor jam 8.34 (waktu indonesia bagian jam nya kantor).

Okeh... jam gue dan jam kantor memang beda 10 menit. Dan gue selalu nulis absen datang dan pulang sesuai dengan jam di kantor. Tapi tetep gitu looohhh. GUE DATENG JAM 8.34. Rekor baru nih. Bisa-bisa gue dikira uda insyaf dan dinobatkan jadi pegawai teladan

Sepertinya jalur metromini sudah bersahabat dengan gue. Kemacetan terasa sudah berkurang nih. Gimana nanti kalu underpass-underpass itu uda jadi ya? (betul sodara-sodara...akan ada 3 underpass beriringan di jalan panjang-arteri pondok indah).

Oya, sepertinya keterangan tambahan ini diperlukan untuk memperkuat ilustrasi betapa teladannya gue hari ini.
Biasanya, ketika jam dirumah gue menunjukkan 8.34, gue baru saja menutup pintu. Jadwal kedatangan normal gue di kantor adalah 9.20 - 9.40. Secepet-cepetnya berangkat (ini kalo ga ada jadwal meeting ato pergi kemana gitu), absen gue tetep menunjukkan angka 9 sebagai awalnya. Yang tentunya menandakan bahwa jam 9 sudah lewat ketika gue mengisi absen tersebut. Sindiran-sindiran dari rekan-rekan yang sirik-tanda-tak-mampu sudah gue abaikan. Teguran dari Head of Programme sudah gue jawab, "kalo bapak minta saya datang pagi karena keperluan tertentu, saya siap. Tapi kalo hanya untuk memuaskan iri dengki orang-orang sekitar, saya gak sudi."

Saya siap bertahan sampai titik darah penghabisan jendral!
Untuk membuktikan, datang tepat waktu bukan indikator performa kerja yang brilian.

Merdeka!!!

2 Responses so far.

  1. ekalong says:

    Maaann....i wish i could do the same as you..
    In my case, klo nelat 30 menit, sudah kudu pasti wajip disunat uang makan+transpot!

  2. Erma says:

    lah saya juga jarang pulang teng kok.
    Keep it balance aja

- Copyright © Feel... Think... Write... - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -