10 Agustus 2007

From : Erma
To : info@aksara.com
Subject : tote bag

Hallo aksara,

Saya mendukung sekali gerakan "Aksara Goes Green" nya. Menyedihkan sekali melihat plastik mudah sekali digunakan (dan dibuang). Padahal bahan itu butuh ribuan tahun untuk terurai. Saya juga suka dengan disain tote bag nya yang simple. Tas ini tidak hanya saya gunakan untuk membawa belanjaan dari aksara, namun juga dari supermarket dan toko-toko lainnya. Tas ini selalu saya bawa.

Tentang gerakan ini, saya mau mengingatkan manajemen untuk mengingatkan pegawai aksara khususnya yang berada di toko untuk ikut mengkampanyekan gerakan ini. Saya memang melihat poster nya di tempel di kaca outlet aksara. Namun pengalaman pribadi saya, 3 kali saya membeli buku di aksara setelah kampanye ini diluncurkan, tidak sekali pun kasir nya menawarkan saya untuk membeli tote bag atau menggunakan tas saya sendiri. Di kunjungan pertama (lokasi: Kemang, saya lupa tanggalnya), sang kasir sudah memasukkan buku yang saya beli ke dalam plastik biasa ketika saya tanyakan berapa harga tote bag yang tergantung di dinding kanan mereka. Saya memang berniat membeli tote bag tersebut (yang akhirnya memang saya beli). Namun saya kaget karena sang kasir tidak menawarkan sama sekali.

Di kunjungan ke 2, pada hari peluncuran Harry POtter, di Kemang, lagi-lagi buku Harpot saya langsung dimasukkan ke plastik tanpa ba bi bu. Saya toh akhirnya mengeluarkan buku dari plastik untuk kemudian memasukkannya ke tas tote bag aksara yang saya bawa dari rumah.

Di kunjungan ke 3, Citos, Minggu 29 Juli 2007, saya hanya terpana ketika ada seorang bapak membeli 2 buku dan bahkan menggunakan 2 tas plastik. Okelah mungkin si bapak ini punya alasan sendiri. Namun saya tidak mendengar sama sekali ada tawaran menggunakan tote bag dari pegawai aksara itu. Dan seperti diduga, ketika giliran saya, buku saya dengan manis langsung masuk ke dalam plastik, again tanpa ba bi bu. Untungnya saya masih punya energi untuk mengeluarkannya, mengembalikan plastik, dan memasukkan buku ke (again) tote bag aksara yang saya bawa dari rumah.

Mungkin memang saya kurang mengerti hakikat kampanye ini. Atau pemahaman saya yang salah. Karena ketika melihat kampanye ini diluncurkan, saya fikir pegawai aksara akan menawarkan untuk menggunakan tote bag atau setidaknya menanyakan "bukunya mau dimasukkan kemana pak/bu?". Versi ekstrimnya malah saya fikir aksara tidak akan mengeluarkan/memberikan plastik pada pembelinya.

Ini bukan keluhan, hanya sedikit mengingatkan. Alangkah bagusnya jika kampanye yang bagus ini tidak hanya diinisiasi oleh aksara, namun juga diresapi dan dilaksanakan seluruh jajaran aksara dari manajemen teratas sampai frontliner nya di toko-toko.

Sekian masukan dari saya.
Semoga bermanfaat.
Erma Maghfiroh

Email ini dibalas tidak sampai satu jam setelahnya, dengan jawaban yang (menurut gue) sangat simpatik dan memuaskan. Berikut jawabannya

From : xxxxxx@aksara.com
To : Erma
Subject : Terima kasih


Ibu Erma yang kami hormati,

Terima kasih atas perhatian Ibu untuk Aksara, terutama semangat Ibu mendukung kampanye Aksara Goes Green. Kami mohon maaf atas pengalaman di Aksara yang telah meresahkan Ibu, kami paham bahwa pengalaman tersebut akan menimbulkan keraguan mengenai kesungguhan kami dalam melaksanakan kampanye Aksara Goes Green.

Sebenarnya sejak awal peluncuran program Bring Your Own Bag kami telah menyediakan panduan komunikasi bagi staf Customer Services (CS) kami, yang mengarahkan staf CS untuk melakukan langkah-langkah berikut pada tiap transaksi :1) menanyakan apakah customer membutuhkan kantong/carrier untuk membawa purchases-nya, 2) apabila customer mengatakan 'ya', CS wajib menawarkan alternatif reusable tote bag.

Langkah 1) dimaksudkan untuk memberikan pilihan bagi customer untuk a)membawa purchases tanpa kantong plastik, b)menggunakan reusable bag yang telah ia bawa. Langkah 2) dimaksudkan untuk memberikan alternatif lebih baik terhadap kantong plastik, seandainya customer membutuhkan carrier & tidak membawa reusable bag. Berdasarkan kedua langkah tersebut, kantong plastik akhirnya diperuntukkan bagi mereka yang membutuhkan suatu carrier, namun tidak membawa sendiri dan tidak bersedia membeli Aksara tote bag.

Adalah kesalahan kami bahwa ternyata panduan tersebut tidak diikuti dengan bimbingan dan pengawasan yang lebih seksama, sehingga memungkinkan terjadinya kelalaian yang Ibu Erma alami, bahkan hingga tiga kali! Ini adalah suatu kesalahan yang akan secara tuntas kami perbaiki. Pengalaman Ibu telah saya sampaikan kepada semua Store Managers sebagai peringatan dan pelajaran.

Kami sangat berharap bahwa Ibu tetap menaruh keyakinan pada niat dan upaya kami untuk mengurangi tindakan yang berdampak pada emisi karbon. Kami sangat berharap bahwa Ibu akan terus memberi masukan bagi program Aksara Goes Green maupun kegiatan Aksara lainnya. Sekali lagi, terima kasih atas perhatian Ibu untuk Aksara.

Salam,
Adinda Simandjuntak
Aksara Customer Services

- Copyright © Feel... Think... Write... - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -