05 Desember 2007

Sore ini, ditengah pencarian saya akan kliping bulanan, saya menemukan kalimat ini di Jakarta Post

Why do most people put more effort into their wedding than their actual marriage?


*Ditujukan kepada orang-orang yang sibuk mikirin 1 hari penting itu dan lupa untuk memikirkan sekian ratus hari setelahnya*

6 Responses so far.

  1. mrs.netta says:

    hihhii.. lucu.. gw termasuk yg memikirkan berjuta hari setelahnya tuh ma.. secara kawinan gw sederhana pisan dan tidak bertema-tema unik, aneh dan pingin beda dari yg laennya =)

    beneran deh, berjuta-juta hari setelahnya lebih unik, bertema dan beda dari segala-galanya.. hihihii..

  2. jendral says:

    do we do that!? do we put more effort into that one day!? I dont' want us to do that sweetie..

  3. iyra says:

    hehe..benar juga.....
    harusnya orantua ikut baca juga nih..biasanya kan yang mikir mau pesta seperti dan semewah apa..orang tua...
    pengantennya mah..mau cepet-cepet bulan madu kan???
    hohoho..
    AYO NIKAH!!
    apa sih..ga penting deh

  4. Erma says:

    Duh ini married women bikin ngiri ajah. Tunggu akuuuuuuu :D

    And Jendral, semoga kita tidak demikian ya...

  5. artja says:

    mungkin karena manusia terbiasa berfikir secara bertahap.

    tahap pertama: menikah. soal lain, dipikirkan setelah nikah.
    maka hari H menjadi lebih besar porsinya untuk dipikirkan daripada hari-hari selanjutnya.

    huehehe... salam kenal

  6. Erma says:

    Kok yang aku lihat malah euforia menyambut hari besar itu ya?

    Eniwe..terima kasih telah berkunjung...

- Copyright © Feel... Think... Write... - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -