14 April 2008

Berani untuk memiliki keinginan
Berani untuk memutuskan
Berani untuk memilih

Kelak ya dek,
mungkin sekarang kamu belum berani

Kalau kita ditemani segerombol keterbatasan,
lumrah sekali kalau kau tidak berani berkeinginan
tidak berani memutuskan
tidak berani memilih

Aku juga dulu begitu
sampai waktu akhirnya menyembuhkanku
ketika kuasa sudah di tangan
maka akan lebih mudah untuk menumbuhkan keinginan

Maafin aku ya,
belum bisa mensupportmu sepenuhnya
pelan-pelan ya
aku juga masih belajar
sabar ya

*to my dear brother, happy beloved birthday*

4 Responses so far.

  1. Erma tuh jago membesut kisah yang bernada getir.. salut deh. apik.

    Tapi kalo pas menulis tentang keindahan dan kebahagiaan..kok terasa agak norak ya errr...? :-)

  2. Erma says:

    norak? terlalu kental narsisme nya mungkin. Kekekek

  3. norak itu narsis yang ga keren.. huehehehehe

  4. Erma says:

    Ah, aku mah selalu kereja

- Copyright © Feel... Think... Write... - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -