27 Juli 2008

Ini adalah judul sebuah ciklit. Yang saya beli atas permintaan seorang teman yang akan memberikan pada gadis pujaan hatinya. Ribet ya? Eniwe, ini bukan tentang bukunya sih. Dan postingan ini tidak membahas buku itu. Tapi membahas saya.

Sudah beberapa waktu ini, saya berharap perut saya mengecil. Iyah, part of the pengen langsing issue itu.

Dan, sejak kemaren saya moncre moncre. Em...apa ya kata yang less menjijikkannya? Diare, kali ya. Saya gak tau apa biang keroknya. Yang saya ingat, makanan terakhir yang saya makan sebelum 'insiden' ini terjadi adalah *dari yang latest*
- somay
- roti keju
- apel

Saya gak ngerti mana yang jadi biang keroknya. Atau justru gabungan dari ketiga makanan yang tidak harmonis? Entahlah. Pokoknya saya moncre moncre. Badan jadi lemes. Nafsu makan hilang. Rasa lapar pun hilang.

Manfaatnya? Halahhh.... as if ada manfaatnya aja. Ada sih. Perut saya mengecil dengan signifikan. Beneran. Saya memang belum nimbang. Tapi kan terasa gitu loh. Tapi kalo dipikir dengan jernih *alahhhh* saya mendingan hidup normal normal aja deh, daripada perut menyusut akibat diare begini.

5 Responses so far.

  1. sama dong. saya juga habis moncre moncre beberapa hari. alhasil, yang mengecil bukan hanya perutnya, tapi seluruh badan. padahal nggak ada cita2 melangsingkan badan.

  2. Erma says:

    Er...kalo moncre saya to be continued, bisa 'kecil' juga ga ya mbak?

  3. mata says:

    pada hobby banget sih ngecilin badan. saya malah lagi membesarkan badan nih :p

  4. apa kabar dengan fitnes mu nak?

  5. Erma says:

    @mata.
    Kekekek. Gimana ya, tuntutan propesi nih *halah*

    @fitri
    dia baik-baik saja bu

- Copyright © Feel... Think... Write... - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -