05 April 2009


Iming-iming “jalan-jalan” ke luar negeri pasti menarik hati banyak orang. Sudah berapa banyak orang yang saya dengar berguman "enak ya si anu... training ke luar negeri, bisa sekalian jalan-jalan”. Ihhh saya sama sekali gak setuju. Namanya training, pasti sebagian besar waktu yang dihabiskan digunakan untuk training. Kerja di luar negeri, ya pasti sebagian besar waktu yang dihabiskan digunakan untuk kerja. Karenanya lah,.. mimpi saya ke luar negeri sudah tidak lagi dibalut dengan training atau kerja atau bahkan beasiswa ke luar negeri.

Pengumuman
kompetisi blog berhadiah summer school di Utrecht ini juga awalnya saya tanggapi senada. Namanya juga school. Pasti isinya belajar. Menginjakkan kaki saja di negeri orang, tapi menghabiskan seluruh waktu di dalam kelas, jelas bukan jalan-jalan buat saya.


Ketika saya cari informasinya , ternyata dugaan saya salah besar. Ini adalah salah satu alasan mengapa kita harus cari informasi dulu, sebelum memberi penilaian
*berbicara pada diri sendiri*. Karena kalo kita iseng mengunjungi situsnya summer school nya Utrecht, kita akan tau bahwa dalam progam 2-6 minggu di summer school ini, Utrect menyertakan program outdoor (atau kita disini suka bilang “jalan-jalan) seperti ekskursi *mengenang ekskursi di kampus dulu* olahraga, dan kegiatan seru-seru lainnya, untuk memastikan bahwa peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman di dalam kelas saja.

Summer school 2009 ini sudah edisi ke 22. Ribuan peserta dari seluruh penjuru dunia mengikuti program ini. Variasi kewarganegaraan, latar belakang, dan usia peserta dari program ini tentu akan memastikan kita bisa masuk selangkah ke dalam global community. Apakah itu cukup membuat kita jadi bagian dari global community? Ya enggak lah masa ya enggak dong. Duren aja dibelah, bukan dibedong *
menggaring tidak semestinya*. Berada dalam satu tempat, melakukan kegiatan yang sama dengan global community membuat kita tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk mengetahui lebih banyak lagi mengenai bagian bumi lainnya. Sebagai orang indonesia tulen, menghabiskan seluruh hidup saya di indonesia, yang sebagian besar temannya adalah orang indonesia, maka akan menarik sekali untuk mengetahu apa bagaimana menggapa dan siapa yang terjadi di negara masing-masing. Informasi ini kan dengan mudahnya dapat kita cari dengan bantuan om google, pikir anda. Iya. Tapi ekstra, bonus, yang bisa saya dapatkan dari kesempatan ini adalah, getting to know what they are thinking about their country. An insider perspective. Itu yang saya suka sekali. Pendapat dan pemikiran jujur yang tidak disensor dan tidak dikemas semata demi menyenangkan pendengar (or in most cases, pembaca).

Lalu, itu saja? Ya enggak lah, masa ya enggak dong. Duren aja dibelah, bukan dibedong *
mengulang kegaringan yang sama*. Sebagai bagian dari global community, kita perlu menjaga agar pintu pembuka ini tidak langsung ditutup begitu program selesai, koper terkemas, kita kembali ke negara masing-masing. Alur informasi perlu terus dijaga. Komunikasi dengan peserta lainnya melalui berbagai media informasi yang kini banyak menjamur, adalah salah satu usaha untuk memastikan bahwa kita selalu menjadi bagian dari global comunity. Semoga mereka juga punya blog, kami bisa tukeran link blog, dan terus update mengenai keadaan di negeri masing-masing. Oh, kalau mereka mau mengerti tulisan saya, mereka perlu belajar bahasa indonesia dahulu sih, hahahaha. Tapi kalau pun enggak, saya bersedia kok menulis dalam bahasa inggris yang pada keadaan normal hanya dilakukan pada jam kantor, dengan laptop kantor, dan untuk dokumen kantor. Hehehehe. Kan artinya saya juga memperluas pergaulan dengan global community yang selama ini hanya terjadi pada jam kantor :D

5 Responses so far.

  1. mmmm ... mengingatkan pembicaraan tentang seseorang *pada paragraf 1*

    :p ...

    anyway, semoga sukses ke utrecht, jeng ....

    u can do it ...

    ps: jgn lupa oleh2 kalo pergi kali ini ya ... *always optimist*

  2. Erma says:

    hm hm hm... siapa ya orang itu din, kikikikik...

    terima kasih doanya. oleh2 gampanglah... *ketularan optimis*

  3. fajrin says:

    berarti antara jalan2 dengan global community bisa seiring sejalan donk kali ini...hhe

  4. nadya says:

    belajar sambil jalan-jalan? mauu ...

- Copyright © Feel... Think... Write... - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -