18 November 2009

Saya seneng baca.

Semenjak diberkahi keleluasaan rizki, pilihan bacaan saya jadi lebih sesuka hati. Kalo dulu, yang saya baca adalah yang dibaca temen saya. Kan minjem. Harus pasrah ama pemilik. Sekarang, saya bisa pilih sendiri apa yang saya suka. Untungnya, belanja buku itu rasanya jauh beda dengan belanja sepatu, atau baju, atau tas. Kalo buku... bukan foya-foya kan namanya. Bukan hedonis kan. Bukan matrialis kan *
pembelaan diri*. Dan senangnya saya menenteng pulang buku dari toko buku berakibat ruang yang harus saya alokasikan untuk menyimpan buku dari sekedar berjejer diatas meja, lalu ditumpuk diatas meja, lalu diselipin di lemari baju, dan akhirnya mengosongkan lemari dari baju supaya buku-bukunya bisa disimpen dengan lebih layak. Abis kadang suka lupa diri sih, niatnya gak beli buku kok malah pulang nenteng beberapa buku.

Dan lalu penuhlah lemari saya. Beberaoa buku yang sudah dibaca, sempat diceritakan di blog. Sebagian besar gak sempet masuk blog. Alasan sejuta umat: gak sempet.

Dan sampailah saya pada blog Yasmin. Voila. Sebagian buku-buku itu bisa saya titipkan disana. Lemari yang kosong akan memberi arti bahwa saya bisa isi dengan buku-buku lainnya. Apa yang terjadi nanti ketika bukunya sudah dikembalikan? Ya.... mmm.... belum mikir juga sih, hehehe.

Berhubung gak kenal secara langsung sama Yasmin dan Ebi, kamipun janjian ketemuan. Dan berhubung saya jadwalnya penuh *
sok sibuk*, ketemuannya pun dilakukan di mall-segede-gaban-deket-kantor-saya-ituh. Ngobrol ini itu. Nanya ini itu. Dan akhirnya kami sepakat bahwa duo ini akan mengambil buku saya ke rumah. Pake nyasar sampe Bintaro Jaya pula. My mistake. Saya taunya itu pintu tol berjudul "Veteran", ternyata "Tanah Kusir".


Penghuni Bintaro yang jarang lewat + penghuni jakarta timur yang jarang ke selatan = nyasar.

Untunglah, akhirnya mereka berhasil juga nyampe di rumah saya. Dan diangkutlah buku-buku saya itu. Harta saya. Maklum, mau investasi emas, gak cukup duitnya. Tanah apalagi. Saham ngeri.

Selang beberapa bulan kemudian, readingwalk pun beroperasi.

Tuh.. yang rumahnya berada di jangkauan readingwalk, silahkan register, silahkan pinjem.

8 Responses so far.

  1. kenapa hrs yasmin? knp gak dititip di tempat saya...

  2. inamurata says:

    mau jg ah..termasuk buku erma yg msh aku pegang hahaha
    meluncur ke readingwalk...

  3. Erma says:

    @Mas Suset. Karena titip sama Yasmin itu namanya investasi :p

    @Rini. He...kembalikan buku gue!

  4. awww... mbak erma baiknya ikut mempromosikan. hehehe.

  5. tyas says:

    ah seandainya mbak yasmin ini juga buka di makassar. Buku2ku disana udah 3 lemari penuh. Buku2 di jakarta masih dalam jangkauan kekuatan lemari, jadi masih belum perlu dihibahkan :D

  6. Erma says:

    @Yasmin. Hehe

    @Tyas. Gimana kalau dikau aja buka reading walk Makasar ?

  7. kalau jadi investor kebagian berapa ma? hehe...

  8. Erma says:

    tanya ama Yasmin dan Ebi :)

    atau, lo aja yang buka cabang Bandung Ra

- Copyright © Feel... Think... Write... - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -