26 Januari 2011

Ligwina Hananto mengajak para follower nya untuk mengikuti riset keuangan dengan mencatat pengeluaran selama 30 hari di bulan Januari 2011 (1 Jan - 30 Jan). Saya yang cukup penasaran dengan komposisi pengeluaran 'keluarga' selama ini, ikutan. Iya, yang bikin penasaran adalah komposisinya, berapa persen kemana. Kalau jumlah besarnya kan gampang, tinggal jumlahi saja tarikan tunai ATM si suami + tarikan tunai ATM si istri + tagihan kartu kredit + tagihan listrik. Beberapa bulan lalu sempat mencatat di ngaturduit tapi seringan lupanya, jadi catatannya bolong disana-sini. Kali ini diusahakan amat sangat untuk terus dicatat.


Etapi, my oh my... mengapa oh mengapa, yang dipilih kok bulan Januari. Bulan Januari adalah bulan pengangguran saya. Jadilah, komposisi 'normal' yang terjadi setiap bulannya semenjak saya menjadi pegawai dengan upah bulanan berupa pos tabungan antara 20-30% tiap bulannya, kini jadi 0% aja gituh. Tak bergaji, tak menabung. Isinya pengeluaran semua aja gitu. OMG *garuktembok*.

Belum cukup 'merah' laporan keuangan kami bulan ini, pake ditambah dengan adanya 'kantor Depok'. Jadi sang suami dengan partner usahanya memutuskan untuk punya markas berupa rumah yang ditinggali oleh sang partner usaha. Lokasinya di Depok. Empat setengah tahun saya berjuang untuk membebaskan diri dari rute Bintaro-Depok, kini sang suami jatuh cinta ama suasana perumahan di Depok. Jadilah sekarang ini rute Bintaro-Depok diaktifkan kembali, tapi dengan motor hehehe. Supaya bisa bekerja dengan riang gembira, diperlukan beberapa peralatan, misal: meja, kursi, dll. Ini masuk ke pengeluaran pribadi (harusnya diciptakan pos pengeluaran usaha nih di form, biar rapor kami gak merah-merah amat). Dan suami yang penuh cinta pada sang istri ini *ehemmm* juga ingin memastikan bahwa sang istri juga nyaman tentram gembira 'nongkrong' di kantor ini. Digotonglah sebuah sofabed dan coffetable dari toko. Sukses menjomplanglah neraca keuangan bulan ini *garuksofa*.

Tapi mana bisa marah, lha wong dia bilang "kan pas gue utak-atik, lo bisa baca buku sambil angkat kaki ke meja, atau browsing (juga) sambil angkat kaki ke meja, kalau bosan bisa nonton TV atau DVD numpang ama LCD TV 42' sang partner usaha, atau bengong-bengong di taman depan atau belakang. But wait... we will need kursi leyeh-leyeh outdoor then". Mmmm.... gimana kalau beli-belinya nanti tanggal 31 aja? :D

2 Responses so far.

  1. mana foto kantor barunyaaa... mana.. mana...

  2. Erma says:

    yak, satu lagi utang foto buat si capcai

- Copyright © Feel... Think... Write... - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -