20 Mei 2011

Buat yang sudah lihat albun 'Ndepok' di FB saya, jangan ngefitnah bahwa saya dan suami abis beli rumah di Jakarta Coret Depok ya. Fitnah itu kejam. Kalo didoain sih gapapa. Hehehe.


Jadi, suami dan dua orang temannya memutuskan untuk mengontrak rumah bersama. Tujuan utamanya untuk dijadikan sebagai basecamp. Pria-pria gemar melotot di depan komputer itu kan tidak berkantor, jadilah mencari rumah yang bisa juga dijadiin tempat buat 'ngantor'. Dulu-dulu pada ngerjain di rumah (atau kamar) masing-masing, atau ketemuan dan nangkring dimanaa gitu. Daripada abis duit buat bayar kopi dan jajanan di tempat nangkring itu, dicobalah ide untuk ngontrak bareng. Rumah ini berkamar tiga sehingga masing-masing dapat jatah satu kamar. "Trus Erma bak Cleopatra dong, cantik sendiri disana?". Enggak juga.

Sementara dua orang lainnya adalah perantau di Jakarta, sebelumnya mereka ngekost, jadi mereka tinggal full time di rumah itu. Suami yang masih tabah tinggal di rumah saya, tetep tinggal full time di Bintaro (bareng istrinya yang cantik ituh).

Dasar rezeki jalannya tak diduga, sang suami dan salah satu teman (salah satu penghuni Ndepok itu) dapat kerjaan onsite di BSD. Mon-Fri, 9-5. Well, Mon-Fri nya sih bener, tapi 9-5 nya enggak. Secara suami saya bangunnya aja jam 9, jadi jamnya menjadi 10-8. Onsite itu artinya semua kerjaan dilakukan di tempat klien itu. Tujuan untuk ngebasecamp di Ndepok jadi kurang tercapai. Demi memaksimalkan manfaat dari uang yang sudah keluar, suami ngajak menghabiskan akhir pekan di Ndepok. Berasa punya rumah peristirahatan aje, hehehe.

Rumah berkamar tiga itu hanya ada AC di salah dua dari tiga kamarnya. AC satu lagi ada di ruang tamu. Suami yang baik hati dan penuh pengertian membiarkan dua orang temannya yang tinggal full time disana untuk menempati kamar yang ber AC. Untuk menyiasati kebutuhan akan Angin Cepoi cepoi, biasanya kalau kami datang, kami nyalain AC di ruang tamu, tutup semua pintu kecuali pintu kamar kami, setelah beberapa saat dinginnya akan masuk kan ke kamar, baru ditutup deh.

Bulan lalu, terjadi dispute sehingga salah satu penghuni memutuskan untuk hengkang. Istri yang sudah tidak menikmati dinginnya AC kecuali pas ke mall ini lalu mengompori sang suami untuk pindah ke kamar berAC. Kalau belum bisa beli AC sendiri, mari kita manfaatkan punya orang lain. Hahahaha.

Dan lalu Bintaro terasa panas dan gerah.

Jakarta terasa panas dan gerah.

Bahkan Ndepok pun terasa panas dan gerah.

Musim kemarau kali jeng Ermaaaaa.

Jadi rutinitas kami yang baru adalah, berangkat ke Ndepok Jumat malam. Tiba disana sekitaran portal ditutup sebelah dan Siskamling sudah bertugas. Sholat Cuci kaki gosok gigi, lalu:

"Nit".

Itu suara ketika saya pencet tombol ON di remote AC ya.

Dan kamipun menikmati hawa dingin.

Adem ya norak.

Beda ademnya dengan kipas angin norak kuadrat.

Suami, beli AC buat di Bintaro yuk?!

- Copyright © Feel... Think... Write... - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -