01 September 2011

Senin malam, Pemerintah memutuskan 1 Syawal 1432 H jatuh pada Rabu 31 Agustus 2011. Saya dan adik yang sudah mantap mengikuti jadwal Salat Idul Fitri di lapangan depan rumah memutuskan ikut keputusan 'Muhammadiyah' yang 1 Syawal nya jatuh pada 30 Agustus. Suami ikutan juga. Nelpon mertua dan kakak ipar, mereka ikut pemerintah. Gak masalah.

Twitter, facebook, bahkan televisi ramai membicarakan perbedaan keputusan ini. Saya agak bingung, apa sih yang diributkan? Mau lebaran tanggal 30 silahkan, tanggal 31 silahkan. Gak ada yang bilang yang satu salah dan yang satu bener. Saudara-saudara saya ada yang lebaran tanggal 30 ada yang 31. Gak masalah juga. Tetangga komplek saya ada yang lebaran tanggal 30 ada yang tanggal 31. Gak masalah juga.

Terus yang dipermasalahkan sebenarnya apa ya?

Jadwal makan ketupat yang terganggu? Jadwal kunjungan silaturahmi yang terbagi dua? Salat Ied yang gak bisa bersaa-sama? Serius, ini yang mau dijadikan sumber permasalahan?

Published with Blogger-droid v1.7.4

4 Responses so far.

  1. yang jadi masalah ituuuu.. rajin posting ya sekarang? *ngikik*

  2. Erma says:

    Hahaha takut dimintai LPJ ama donatu Ra

  3. ekalong says:

    yyyaaaaa.....namanya media... ya kerjaannya lah membesar-besarkan yang engga besar.

    Eh, perbedaan mksdnya.
    Ntar ga da brita dia..

  4. Erma says:

    Trus kita juga sibuk mengomentari. Sami mawon gituh

- Copyright © Feel... Think... Write... - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -