29 Mei 2012

Salah satu nikmatnya kerja (lagi) di kantor ini adalah: team meetingnya. Tim kecil yang hanya berisi 8 orang di proyek ini tersebar di 3 kota. Jakarta, Jogja, dan Denpasar. Setiap 4 bulan diadakanlah team meeting yang 'menyatukan' kami semua. Team meeting terakhir, lokasinya di Gili Trawangan *sodorin mangkok buat yang mau ngeces*.

Kami terbang dari Jakarta ke Lombok (yang sekarang sudah punya bandara internasional loh). Karena masih baru, jadinya bersih banget. Ya mirip seperti terminal 3 nya Soeta.


Dijemput oleh mobil dari hotel, kami lalu capcus ke pelabuhan. Perjalanan dari bandara ke pelabuhan 2 jam aja gitu loh. Jauh yak. Office manager kami builang bahwa nanti kami akan naik kapal cepat ke Gili nya. Dan, yang dimaksud kapal cepat adalah kapal kuning imut lucu ini saudara-saudara.

Saya kan takut, takut tenggelam. Soalnya gak bisa berenang.


Hahaha. Pegangannya kenceng bener ya. Padahal kan kalau kapalnya kebalik, saya gak bisa pegangan juga ke tiang.


Etapi cuma sebentar takutnya, abis itu kayaknya enakan berdiri di samping pak supir kapal. Itu baju saya menggelumbung kena angin loh. Bukan badannya yang menggelembung *yeah right*.

Untungnya perjalanan nya beneran CEPAT. Cuma 15 menit sudah sampai Gili Trawangan. Kami menginap di Hotel Villa Ombak *eh jangan protes kenapa namanya redundan ke saya*. Dan kapal cepat nan imut ini berhenti di depan hotelnya persis. Asyik gak seeeeh!


Foto kamar hotelnya lihat di situsnya langsung aja ya. Kalo gak salah sih jenis kamar buat kami adalah Deluxe Lumbung Hut. Sampai di sana, check in, naruh koper di kamar, lalu makan siang deh. Namanya juga di pulau ya, jadi menu makannya selalu ada seafood. Salah satunya adalah ikan bakar yang enak nyam nyam *ujar orang yang gak doyan ikan*. Kenapa nyam nyam? Karena gak berasa ikannya. Saya aja sampai ambil 2 potong *nyengir*.


Selesai makan, tidur siang enak nih *ditoyor si bos*. Eh, belum pada lupa kan kalo ini adalah TEAM MEETING. Jadi ya kerjanya meeting saudara-saudara. Dan beneran loh, sesi pertama dimulai jam 13.30 WITA aja gitu. Sungguh nikmat sekali meeting di pulau. Apalagi buat saya yang baru tidur jam 02.30 malam sebelumnya, bangun lagi jam 04.00 dan berangkat ke bandara *kopi mana kopi?*

Sesi meeting gak usah diceritain lah ya.

Dan layaknya team meeting lainnya, makan malamnya pun kudu barengan. Malam pertama, kami makan di pasar. Ikannya segar-segar *kata yang doyan ikan ya, saya mah terima beres aja*. Dan teman-teman saya memilih ikan tenggiri besaaar sekali. Kami habiskan berempat. Enak, gak berasa ikannya. Kata si bos, mungkin yang saya maksud 'berasa ikan' itu adalah rasa amis. Dan ikan yang masih segar, rasanya gak amis. Jadi, secara teori harusnya saya akan bisa makan ikan selama disini. Ini foto ikannya agak gelap, semoga kelihatan ya.


Ih uda panjang aja ya postingannya. Dilanjut episode berikutnya deh ya. Doakan besok kerjaan saya sedikit biar bisa lanjut posting lagi *menundukkan kepala*

4 Responses so far.

  1. IRIK! PAKE K!


    iyaaa... ikan itu kalau segar ga bau busuk gitu. Jadi yang berasa ikan pas lu makan itu ya busuknya ikan. Gw waktu di Aceh doyan ikan. Pindah ke bandung ga suka. Busuk.

    Ikan tawar juga gitu.. kalau segar ya enak.. kalau gak. berasa aroma tanahnya.

    ahhhh mauuuu

  2. Idem.... Kayaknya itu kelebihan daerah yang deket pantai yah, tapi kayaknya di jakarta juga agak susah dapat ikan segar deh, apalagi kalo di abang sayur ... Wkwkwk

  3. keblug says:

    erma jangan mabok ya... *tunjuk bir* huehehe :p

  4. @Ira. Jadi kalau mau makan ikan beneran kudu ke Gili gitu? gitu? gitu?

    @Dinna. Oh aku tak pernah beli ikan di abang sayur, bukan sok gaya tapi gak bisa bersihinnya hihihi

    @Yustin. Ih baru bir gelap gini uda dituduh mabok *umpetin poto deket bir lainnya* hihihi

- Copyright © Feel... Think... Write... - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -