30 Desember 2012

Saya pernah baca di suatu link (yang saya lupa lokasinya, dan asal muasalnya bisa sampai ke sana) ada tulisan "untuk kualitas hidup yang lebih baik, cucilah piring dan gelas kotormu sebelum tidur)". Teks aslinya sih berbahasa inggris tapi saya ingat artinya seperti di atas kok. Waktu baca itu, saya mikir, gampang amat ya memperbaiki kualitas hidup, tinggal cuci piring doang sebelum tidur.

Idih, kata siapa gampang?

Saya dan suami kan kerja, pagi cuma bikin minum hangat dan kadang bikin sarapan (mi instan, bubur instan, dan segala instan lainnya), lalu siang dan malam makan di kuar, jadi cucian piring dan gelas pasti cuma sedikit. Gampanglah nyucinya. Yang saya lupa, kami biasanya sampai rumah di atas jam 10 malam, dalam keadaan kenyang dan mengantuk. Biasanya sampai rumah kami rebutan masuk kamar mandi buat cuci muka, sikat gigi, dan wudu. Solat Isya lalu leyeh-leyeh di atas tempat tidur sambil nyetel dvd sampai ketiduran, menjadi penutup hari.

Nyuci piring dulu? Males ah.
Bajunya jadi basah kecipratan air. Kan saya tidak suka pakai baju basah buat tidur.
Ganti baju dulu sebelum tidur. Kan saya tidak suka banyak-banyakin cucian.

Hingga tiba saatnya, saya libur (dan suami kerja). Sore setengah malam, selesai main-main dengan addonan kue dan oven, saya mencuci bersih semua cucian kotor. Termasuk baskom, mangkok, loyang, dan peralatan memasak lainnya. Efeknya tidak terasa malam itu. Efeknya baru berasa besok siangnya. Bangun tidur, cucian piring sudah kering, bisa masuk lemari semua. Mau bikin minum sarapan, gelasnya sudah bersih semua.

Oh, jadi ini maksudnya kali ya. Saya membatin.

Catatan: pemilik blog belum merasa kualitas hidupnya membaik.

- Copyright © Feel... Think... Write... - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -