08 Januari 2013

Di suatu pagi menjelang siang, seorang mantan gadis menyatakan bahwa ia kesiangan bangun sehingga 'harus' bolos kerja. Mau tidur siang tapi empat balita di rumah (mertuanya) tidak merestui harapannya. Jadilah sang mantan gadis mengungsi ke rumah mantan gadis lainnya yang bangun siang karena memang sedang tidak bekerja. Setelah sesi ngobrol kanan kiri, makan indomi, maka dikeluarkanlah setumpuk inner dan kerudung.

Kata kami: Kalimat pertama dari petunjuknya, "Lipat ujung pashmina menjadi segitiga lalu pasang di atas kepala". Kami berpusing-pusing sekian menit untuk memahami bagian mana dari segitiga tadi yang dipasang di kepala. Bahkan setelah jadi, kami masih gak yakin kalau langkah yang kami lakukan sama dengan langkah yang ada di buku. Tapi, saya suka dengan hasilnya. Depan cukup panjang, belakang juga cukup lebar. Fitri pakai kamiidea, Erma pakai cerutti (yang di sambidung 3 jadi 0303).

Kata kami: Ini gampang buanget. Cuma peniti di dagu lalu disampirkan ke bahu. Gaya ini sungguh seperti emak-emak kami pergi pengajian zaman dahulu kala. Kurang masa kini.

Kata kami: Entah kelihatan atau tidak (sepertinya sih tidak), di bagian atas kepala itu pakai lipit-lipit yang dibuat sendiri. Itu sebanya saya berpindah pakai yang berbahan kaos. Oh, dan bagian belakang saya kok berantakan banget ya?

Sepertinya cukup 3 dulu ya untuk episode ini. Masih ada 2 (atau 3?) lagi yang disimpan untuk episode berikutnya.

Buku: Inspirasi Gaya Pashmina Kasual dan Pesta.

2 Responses so far.

  1. keblug says:

    oke. kerudung cerutti itu aku pinjemin!!!

- Copyright © Feel... Think... Write... - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -