03 Januari 2013

Dari sebuah gedung parkiran, seorang penembak jitu menyempatkan diri memakai kacamata hitam (atau coklat?) sebelum menembak 5 orang di suatu tempat yang dipisahkan oleh sungai. 'Kekeran'nya keren amat ya, bisa keliatan jelas gitu. Senjatanya juga keren, bisa mendorong peluru sejauh itu. Si penembak jitunya juga keren, karena (ehm) ganteng cool gimana gitu. Detektif Emerson dengan jeli berhasil menemukan bukti-bukti kuat yang merujuk pada Barr', veteran penembak jitu zaman perang Irak, yang jadi tersangka utama. Barr ditahan dan hanya mengeluarkan satu 'statement' saat diintrogasi. Get Jack Reacher, tulisnya.

Jack Reacher is a ghost, kata Emerson ke District Attorney (DA). Maksudnya susah ditemukan gitu. Dan beberapa detik setelahnya Jack Reacher muncul tralala trilili di depan muka mereka berdua.

Jadi Jack Reacher itu pengacaranya Barr? Bukan.

Jadi Jack Reacher itu saksi yang membela Barr? Bukan juga.

Nah terus Jack Reacher itu siapa? Ngapain?

Nonton aje ye biar tau.

Menurut saya Jack Reacher itu karakter yang terlalu superhero. Ganteng (Tom Cruise gitu), pintar, jeli, teliti, jago bela diri, jago nembak, daya ingatnya bagus, gak punya rasa takut, gak boros, gak suka mengambil kesempatan terhadap wanita. Mana ada coba manusia yang nyaris sempurna gitu? Mana ada?

Anyway, film nya ada gebuk-gebukan, tembak-tembakan, tapi ajaibnya ga ada cium-ciuman.

Kata suami, film ini dapat review bagus.

Kata saya, film ini gak seru karena penjahatnya sudah langsung ketauan di tengah-tengah.

Ada yang sudah nonton juga?

3 Responses so far.

  1. keblug says:

    belooom.
    *ngecek sambidung*

  2. Hi..
    Pendapatnya bagus.
    Saya sudah tonton, dan tidak suka dengan film ini.

    Too superheroic is not good.
    Dan, adegannya banyak yang membsankan. Teman saya aja sampai tertidur di tengah-tengah film.

    Anyway, thanks for sharing. :)

- Copyright © Feel... Think... Write... - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -