15 Juli 2013

Ikut keputusan pemerintah, kami mulai puasa di hari Rabu 10 Juli 2013. Sahur H1 sukses dengan Capcay, buka puasa mari kita beli ayam lepas. Lah, udahan masaknya? Oh tentu tidak! Masalahnya, berhubung hari itu saya ke kantor, jadi gak sempat ke pasar. Gak punya bahan masakan. Suami dengan baiknya menawarkan makan di luar aja untuk buka puasa. Dan bungkus dari luar juga untuk sahur. Yak, saya bisa istirahat. Baru juga masak sekali hahahaha.

Masuklah kita ke masakan untuk buka puasa H2 Ramadhan. Kamis ya. Jagung yang dibeli di H-1 itu belum sempat dieksekusi nih. Saya mau dadar jagung. Kali ini belanja ke pasar sudah punya daun bawang dan seledri dong. Hohoho. Selain dapat daun bawang dan seledri, saya juga beli toge, tahu, tempe dan udang. Nanti bertahap kita munculkan hasilnya.

Tumis toge tahu nya nyontek dari dapurgue. Seperti biasa, berikut bahan, bumbu, dan cara memasaknya.

Bahan dan bumbu:
1  buah tahu putih, potong dadu, goreng sebentar dan tiriskan (saya pakai 2 pc tahu putih kecil)
150gr tauge (oh tauge ya? bukan toge ya? saya beli seplastik, lupa nimbang)
3 siung bawang putih (100% pake)
1 cm jahe (gak pake, lupa beli jahe)
1 buah cabe merah, iris serong tipis (saya pakai 2 buah, bukan karena suka pedas tapi biar banyak warna merahnya aja)
cabe rawit secukupnya (hah? ada cabe rawitnya ya? saya gak lihat jadi gak pakai padahal punya)
2 sdt kecap asin (100% pake)
1/2 sdt gula pasir (100% pake)
75 ml air matang (pake tapi lupa ngukur)
3 sdm minyak untuk menumis (ini mah gak pake diukur, kira-kira aja)
Tambahan dari saya, pas diicip keasinan (buat saya) jadi saya kasih kecap manis juga

Cara memasak:
Panaskan minyak, tumis bawang putih, cabe merah sampai wangi.
Tambahkan kecap asin dan gula pasir, aduk sebentar.
Masukkan tahu dan air. Kecilkan api, masak sampai meresap.
Masukka toge, besarkan api, aduk rata. Icip (eh asyinnn... kasih gula pasir sesuai resep, masih asin, kasih kecap manis yang lupa ditakar ukurannya). Begitu rasanya sudah bisa diterima, angkat deh.

Dadar jagungnya pakai resep1001

Bahan (ikut 100%):
2 jagung manis, sisir
6 sdm terigu
1 butir telur
1 batang daun bawang
1/2 sdt soda kue
2 sdt gula pasir
50 ml air
1/2 sdt garam
merica
1 siung bawang putih halus

Cara memasak:
Blender jagung dengan bawang putih (saya gak punya ulekan, jadi bawang putihnya saya blender aja. Kemarin itu daun bawang nya ikut saya blender dan adonannya jadinya kuning kusam. Lain kali daun bawang nya dimasukin belakangan aja deh).
Keluarkan dari blender, masukkan telur, terigu, gula, garam, merica, aduk rata.
Tambahkan air, soda kue, aduk rata.
Goreng deh.

Hasilnya menurut saya terlalu terasa telurnya. Makanya saya tulis dadar jagung bukan bakwan jagung. Tapi menurut suami enak sih rasanya. Lain kali saya kurangi kali ya telurnya. Atau pakai putihnya aja?

Fotonya di bawah. Btw, itu bukan iklan jam tangan ya. Itu jam tangannya fotomodel kepotret hehehe. Warnanya kusam gitu ya fotonya. Atau dadar jagungnya. Atau tumis togenya. Salah pencahayaan nih pasti!

- Copyright © Feel... Think... Write... - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -