27 Februari 2014

Di suatu sore, seorang istri rumah tangga yang baru mulai masak jam 9 malam tiba-tiba mendapat wangsit untuk membuat roti. Belum pernah padahal. Dan gak punya mixer untuk menguleni. Apa? Uleni pakai tangan? Kalau gagal gimana? Kalau pegel gimana? Masalahnya, yang saya baca, menguleni roti itu gerakannya mirip seperti mencuci baju. Mikir, kapan ya terakhir kali nyuci pakai tangan? Ish.. gaya amat, jelas-jelas mesin cuci hadiah nikahan dari temen-temen kantor.


Karena terigu protein tinggi nya sudah punya, keju dan coklat juga tersedia, ragi pun sudah ada, tidak ada alasan lagi nih. Habis solat magrib dimulailah perjuangan ini. Sebagai uji coba, pakai 1/2 resep roti keju NCC berikut (saya tulis versi 1/2 resepnya y, versi aslinya ke link di atas).

250 gr terigu protein tinggi
50 gr gula (pasir)
6,5 gr ragi instan (1/2 bungkus yang sachet)
2 butir kuning telur
100 ml air es

Bahan-bahan di atas diaduk sampai bergumpal, pakai sendok plastik aja saya sih. Lalu ditambah
50 gr margarin (resepnya bilang bisa mentega juga sih)
2,5 gr garam

Aduklah dengan uleni gaya mencuci itu. Menurut resep hingga kalis elastis. Kalis itu tidak menempel di dasar/wadah, elastis itu ditarik sampai tipis tidak sobek. Setelah 15 menit dan tangan lengket dengan adonan berhasil jadi kalis tuh, tapi kok gak bisa elastis ya. Berhubung pegal, perjuangan saya lanjutkan 5 menit lalu saya istirahatkan lah si adonan selama 20 menit. Sesuai resep.

Eh mengembang. Kagum juga sih, kan artinya berhasil ya. Pemula gitu, gampang puas dong. Timbang adonan @40 gr. Ternyata 1/2 resep jadi 12 buah. Bulatkan. Istirahatkan lagi 10 menit. Sambil siapkan bahan isian. Resep aslinya diisi mentega+keju parut. Untuk 1/2 resep jadinya perlu
50 gr mentega
50 keju parut

Eh lihat di halaman lainnya ada resep yang sama diisi meses. Kalau 1/2 resep pakai 50 gr meses. Yok deh bikin isi coklat dan keju (dan mentega).

Meses ternyata berantakan buat isian, ganti haluan pakai choco chip aja lah. Masukkan isian, bulatkan, istirahatkan lagi 30-60 menit. Di malam tanpa hujan waktu itu, dalam waktu 30 menit aja rotinya sudah mengembang lucu-lucu imut gitu. Kagum ih ama hasil kerja sendiri. Oles dengan kuning telur, lalu panggang deh. Dua puluh menit aja, atau sampai kecoklatan atasnya. Buat membedakan, saya kasih juga parutan keju atau choco chip di atasnya.


Malam itu percobaan berhasil. Tanpa bread improver (karena gak punya juga), selama 3 hari ditaruh di suhu ruang rotinya masih baik-baik saja kok. Setelah itu ya tandas. Dan berhubung percobaan ini berhasil, maka suami pun mengeluarkan titah untuk bikin 1 resep dan dibawa ke mertua. Ihiy.

Yang kefoto cuma yang isi keju nih.

4 Responses so far.

  1. Mantabh Mba. Penampilan rotinya juga menggoda.

  2. rasanya juga enak, ga kalah deh ama bakery hihihi

  3. aaa... kamu tiba-tiba sudah jadi master. aihhhhh

  4. ayo mana hasil si presto Ra?

- Copyright © Feel... Think... Write... - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -