JOG

09 November 2014

Pekerjaan saya yang dulu membuat saya mengunjungi kota-kota ini lebih dari sekali: JOG, DPS, PDG. Maklum saja, itukan wilayah kerja proyek kami. Buat yang belum familiar, JOG itu Yogyakarta, DPS itu Denpasar, dan PDG itu Padang. Dari kota-kota itu, JOG paling bikin kangen. Mungkin karena masih bisa ngerti bahasanya. Mungkin karena pernah terpaksa tiga minggu disana (padahal cuma bawa baju buat seminggu, jadi terpaksa cari-cari laundry kiloan). Mungkin karena kombinasi taksi, trans jogja, dan becak membuat saya berani keliling-keliling kota sendiri. Mungkin karena sudah pernah mencicipi berbagai level hotel (dibayari kantor): Wisma MM UGM, Saphir, Jayakarta, Kaliurang, sampai hotel di Prawirotaman dan Dagen yang saya lupa namanya. JOG selalu jadi cita-cita liburan. Bukan Pulau Dewata idaman para turis.

Tragisnya, berulang kali ke JOG itu saya melulu urusan kantor. Suami diiming-imingi ikut bayar sendiri tak pernah bersedia. Saya dan Rini bahkan pernah wisata JOG-SOLO sambil kondangan Tyas. Walhasil saya gak bosan-bosannya merengek ke suami "yuk jalan-jalan ke Jogja yuk".

"Yuk", jawab si suami.

"Kapan?", istri minta kepastian.

"Kapan kapan".

Kemudian istri mogok masak seminggu.

Hingga suatu hari, suami bilang ada konferensi apa gitu di JOG. Saya pun mulai pamer (pengetahuan tentang JOG), bilang "kamu nanti ke sini deh nyobain itu, abis itu ke sana nyobain anu, trus bawain aku ina inu deh". Eh taunya si suami mau ngajak si istri dong dong dong.

Ihiy, sampe juga ke JOG kitah!

Nanti deng, masih Desember.

2 Responses so far.

  1. tyas says:

    Iihhh nama aku disebutsebut disini, senangnyaaaahhh
    -tertanda, pembaca setia yg gak pernah komen-

  2. ih pembaca setia kok komennya dua bulan setelahnya :p

- Copyright © Feel... Think... Write... - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -