27 Oktober 2015

Sebagai penyuka perkedel, saya merasa proses membuat perkedel tradisional sungguh sangat ribet. Yang paling bikin males adalah memasak kemudian menghaluskan kentangnya. Itu sebabnya, saya merasa jadi orang yang paling jenius dan keren sekali ketika mengetahui bahwa ada tepung kentang (potato flake/potato puree) yang bisa menghapus proses kupas kentang, potong, goreng/ rebus/ kukus, haluskan. Tak apa lah ketemunya hanya di TBK (Toko Bahan Kue). Bahwa kemudian ternyata bapak mertua doyan mashed potato resep uji coba sang menantu, makin merasa jenius lah saya.

Tepung kentang, susu bubuk, merica bubuk, garam halus, siram air panas, aduk. Jadi deh.

Kami biasa beli di Puspita Pasmod BSD btw. Di sana ada 2 jenis: potato flake dan puree potato kalau ga salah namanya. Untuk kemasan terkecil (curah ya, jadi mereka yang packing sendiri, lalu pasang label TBK nya) 250gr, harga keduanya beda beberapa ribu rupiah saja. Meski tidak ditulis di kemasannya, kalau nanya sama pegawai di TBK itu, yang satu pakai merek dari Jerman (ehm) yang Kn**rr, yang satu En**l. Yang dari Jerman yang lebih mahal. Ehm lagi.

Kami biasa beli yang dari Jerman, kemasan 250gr, dua bungkus. Sebut aja terus Jermannya ahahahaha. Gak usah nanya kenapa gak beli 500gr aja sekalian.

Suatu hari, mertua kehabisan tepung kentang, TBK langganan tutup (karena hari libur). TBK di sebelahnya punya tepung kentang, cuma satu jenis, dan paling kecilnya 500gr. Kami beli. Dengan jawaban kurang yakin, pegawainya menjawab ini merek En**l waktu saya tanya.

Beberapa hari berikutnya, mertua lapor bahwa rasanya beda, gak seenak biasanya. Suami yang misi hidupnya memberi yang terbaik buat orang tuanya (eciyeh) bertitah untuk beli lagi yang biasa, di tempat yang biasa. Yang sisa ini buat apa? Nyaris aja dikasih ke Soang di rumah mertua. Soangnya bisa jadi londo tuh makan kentang tumbuk, biasanya makan sawi.

Atas izin suami, tepung ini boleh saya bawa pulang, boleh dipake di masakan asal tidak kuat rasanya. Kenapa? Karena laporan ibu mertua, ada rasa apek dan pahit pada mashed potato dengan tepung ini. Gak bisa dong dibuat perkedel, karena bakal kuat rasa kentangnya.

Sambil penasaran dengan roti kentang yang (konon) empuknya awet itu, saya pun memutuskan untuk mencari resep roti kentang. Browsing kanan kiri, ditemukanlah tiga kandidat resep roti kentang.

Dari Sajian Sedap, dari Ricke's Ordinary Kitchen, dan dari Irasistible. Bahan-bahannya serupa, yang membedakan hanya jumlah telurnya.

Sajian sedap pakai 2 putih telur.

Ricke's Ordinary Kitchen pakai 2 kuning telur.

Irasistible pakai 2 butir telur.

Hayo...mau pakai yang mana hayo....

2 Responses so far.

  1. oalah.. bisa ya pakai tepung kentang... coba ah... soalnya kalau bikin mashed potato masih tabah lah diriku menjalaninya. tapi kalau bikin perkedel yang diriku ga tabah. pas digoreng suka buyar. btw itu merknya ga usah dibintang-bintang. nanti aku nanya sama tokonya gimana.

  2. Merk nya Knorr ama Engel :D

    Kalo bikin perkedel, pisahin kuning dan putih telur. Kuning telurnya dicampur di adonan (jadi lem nya tuh, tapi pas dibentuk ya jadi lengket di tangan dikit deh), putih telur nya dikocok buat nyelupin perkedel yang uda dibentuk, lalu digoreng. Gak buyar deh

- Copyright © Feel... Think... Write... - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -